Definisi Operator
Operator adalah suatu simbol yang digunakan untuk
memberikan perintah kepada komputer untuk melakukan aksi terhadap satu atau
lebih operand. Operand sendiri adalah sesuatu yang dioperasikan oleh operator.
Operasi yang dilakukan oleh operator berupa perintah perhitungan, dan
segala aksi yang ingin dimasukkan ke dalam program.
Operator dalam Java
Java menyediakan bebagai jenis operator.
Macam-macam operator ini mempunyai fungsi yang berbeda. Berbagai jenis
operator ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Operator
Aritmetika
2. Operator
Relasional
3. Operator Logika
4. Operator
Assigment
5. Operator
Kondisional
6. Operator
Instanceof
1.
Operator
Aritmetika
Operator Aritmetika
digunakan pada ekspresi matematik seperti pada operasi aljabar. Berikut ini
merupakan daftar operator aritmetika :
Diasumsikan bahwa variabel A bernilai 10 dan B bernilai 20, maka :
Operator
|
Deskripsi
|
Contoh
|
+
|
Penjumlahan : Menambahkan nilai-nilai yang
ada di kedua sisi operator.
|
A+B hasilnya 30
|
–
|
Pengurangan : Mengurangkan nilai operand
sebelah kiri dengan nilai operand di sebelah kanan.
|
A-B hasilnya -10
|
*
|
Perkalian : Mengalikan nilai-nilai yang ada
di kedua sisi operator.
|
A*B hasilnya 200
|
/
|
Pembagian : Membagi nilai operand di sebelah
kiri dengan nilai operand di sebelah kanan.
|
B/A hasilnya 2
|
%
|
Modulus : Melakukan pembagian nilai operand
di sebelah kiri dengan nilai operand disebelah kanan dan mengembalikan sisa
nilainya.
|
B%A hasilnya 0
|
++
|
Peningkatan : Menambahkan 1 pada nilai
operand.
|
B++ hasilnya 21
|
—
|
Penurunan : Mengurangkan 1 dari nilai
operand.
|
B—hasilnya 19
|
2.
Operator
Relasional
Berikut
ini operator relasional yang didukung dalam Java :
Diasumsikan
bahwa
variabel A bernilai 10 dan B bernilai 20,
maka :
Operator
|
Deskripsi
|
Contoh
|
==
|
Memeriksa apakah nilai kedua operand sama atau
tidak, jika sama maka konsidi bernilai benar.
|
(A==B) adalah tidak benar
|
!=
|
Memeriksa apakah nilai kedua operand sama atau
tidak, jika kondisi tidak sama maka bernilai benar.
|
(A!=B) adalah benar
|
>
|
Memeriksa apakah nilai operand sebelah kiri lebih
dari nilai operand di sebelah kanan, jika ya maka kondisi bernilai benar.
|
(A>B) adalah tidak benar
|
<
|
Memeriksa apakah nilai operand di sebelah kiri
kurang dari nilai operand di sebelah kanan, jika ya berarti kondisi bernilai
benar.
|
(A<B) adalah benar
|
>=
|
Memeriksa apakah nilai operand sebelah kiri lebih
dari atau sama dengan nilai operand di sebelah kanan, jika ya maka kondisi
bernilai benar.
|
(A>=B) adalah tidak benar
|
<=
|
Memeriksa apakah nilai operand di sebelah kiri
kurang dari atau sama dengan nilai operand di sebelah kanan, jika ya berarti
kondisi bernilai benar.
|
(A<=B) adalah benar
|
3.
Operator
Logika
Berikut ini daftar
operator logika. Diasumsikan bahwa nilai Boolean variabel A adalah true dan B adalah false, maka
:
Operator
|
Deskripsi
|
Contoh
|
&&
|
Operator logika AND. Jika kedua operand bernilai
bukan nol, maka kondisi bernilai benar.
|
(A&&B) adalah tidak benar
|
||
|
Operator logia OR. Jika ada operand tabf bukan
nol, maka kondisi bernilai benar.
|
(A||B) adalah benar
|
!
|
Operator logika NOT. Digunakan untuk membalik
keadaaan logika dari operand. Jika kondisi benar, maka operator NOT akan
membuatnya menjadi tidak benar.
|
!(A&&B) adalah benar
|
4.
Operator
Assignment
Berikut ini daftar operator assignment dalam Java :
Operator
|
Deskripsi
|
Contoh
|
=
|
Memasukkan nilai operand di sebalah kanan kedalam
operand di sebelah kiri.
|
C=A+B akan memasukkan nilai A+B kedalam C
|
+=
|
Menjumlahkan nilai operand disebelah kiri dengan
nilai operand disebelah kanan dan memasukkan hasilnya kedalam operand
disebelah kiri.
|
C+=A hasilnya sama dengan C=C+A
|
-=
|
Mengurangkan nilai operand disebelah kiri dengan
nilai operand disebelah kanan dan memasukkan hasilnya kedalam operand
disebelah kiri.
|
C-=A hasilnya sama dengan C=C-A
|
*=
|
Mengalikan nilai operand disebelah kiri dengan
nilai operand disebelah kanan dan memasukkan hasilnya kedalam operand
disebelah kiri.
|
C*=A hasilnya sama dengan C=C*A
|
/=
|
Membagi nilai operand disebelah kiri dengan nilai
operand disebelah kanan dan memasukkan hasilnya kedalam operand disebelah
kiri.
|
C/=A hasilnya sama dengan C=C/A
|
%=
|
Menggunakan operasi modulus terhadap kedua operand
dan memasukkan hasilnya ke dalam operand disebelah kiri.
|
C%=A hasilnya sama dengan C=C%A
|
5. Operator Kondisional (?:)
Operator konisional
juga disebut operator ternary. Operator ini terdiri dari tiga operand
dan digunakan untuk mengeveluasi ekspresi Boolean. Tujuan daru operator
ini adalah untuk menentukan nilai mana yang akan dimasukkan ke dalam
variabel.
Berikut ini syntax
penuliasan operator ternary :
variabel
x=(ekspresi)?nilai jka benar: nilai jika salah
Berikut Contoh penggunaannya :
public
class Tes {
public static void main(String args[])
{
int a, b;
a=10;
b=(a==1)?20:30;
System.out.println(“Nilai b adalah : “+b);
public static void main(String args[])
{
int a, b;
a=10;
b=(a==1)?20:30;
System.out.println(“Nilai b adalah : “+b);
b=(a==10)?20:30;
System.out.println(“Nilai b adalah : “+b);
}
}
System.out.println(“Nilai b adalah : “+b);
}
}
Output kode tersebut :
Nilai
b adalah : 30
Nilai
b adalah : 20
6.
Operator
Instanceof
Operator ini digunakan hanya untuk variabel
referensi objek. Operator memeriksa apakah objek merupakan tipe tertentu.
Berikut
ini syntax penuliasan operator Instanceof :
(Objek variabel referensi )
Instanceof (tipe kelas atau interface)
Jika objek yang direferensikan oleh variabel di
sebelah kiri operator merupakan tipe kelas atau imterface di sebelah kanan,
maka hasillnya adalah benar. Berikut contoh penggunaannya :
String
nama =”Puruhita”;
boolean hasil=nama instanceof String;
//Ini akan bernilai benar karena nama bertipe String
boolean hasil=nama instanceof String;
//Ini akan bernilai benar karena nama bertipe String
Pada contoh berikut tetap bernilai benar karena
objek yang dibandingkan kompatibel dengan tipe di sebelah kanan :
class
Kendaraan()
public class Mobil extends Kendaraan {
public static void main(String[] args) {
Kendaraan a=new Mobil();
boolean hasil=a instanceof Mobil;
System.out.println(hasil);
}
}
public class Mobil extends Kendaraan {
public static void main(String[] args) {
Kendaraan a=new Mobil();
boolean hasil=a instanceof Mobil;
System.out.println(hasil);
}
}
Output kode tersebut :
true
Prseden
Operator – Operator Java
Java memiliki aturan yang terdefinisi dengan baik untuk
menentukan urutan operator dalam ekspresi dievaluasi ketika ekspresi memiliki
beberapa operator. Misalnya , perkalian dan pembagian memiliki prioritas lebih
tinggi daripada penambahan dan pengurangan.
Berikut urutan prseden operator-operator Java :
Kategori
|
Operator
|
Asosiasi
|
Postfix
|
()
[] . (operator titik)
|
Kiri
ke kanan
|
Unary
|
++
— | ~
|
Kanan
ke kiri
|
Multiplicative
|
*/
%
|
Kiri
ke kanan
|
Additive
|
+
–
|
Kiri
ke kanan
|
Shift
|
>>>>><<
|
Kiri
ke kanan
|
Relasional
|
>>=<<=
|
Kiri
ke kanan
|
Persamaan
|
==
!=
|
Kiri
ke kanan
|
Bitwise
AND
|
&
|
Kiri
ke kanan
|
Bitwise
XOR
|
^
|
Kiri
ke kanan
|
Bitwise
OR
|
|
|
Kiri
ke kanan
|
Logical
AND
|
&&
|
Kiri
ke kanan
|
Logical
OR
|
||
|
Kiri
ke kanan
|
Kondisional
|
?:
|
Kanan
ke kiri
|
Assigment
|
=
+= -= *= /= %= >>= <<= &= ^= |=
|
Kanan
ke kiri
|
Koma
|
,
|
Kiri
ke kanan
|
Nah, ternyata banyak sekali kan macam operator dalam bahasa
pemrograman Java kan readers? Operator ini akan membantu kita untuk menentukan
seperti apa kegunaan program kita nanti. Oke, cukup sekian dari saya tetap
staytune semoga bermanfaat dan happy coding!!!!!
Komentar
Posting Komentar